GP — Sebanyak 32 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Iran telah tiba di Tanah Air pada pekan ini.
Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa proses evakuasi tahap ketiga melibatkan total 45 WNI yang dibagi dalam tiga kloter kedatangan.
“Kloter pertama telah tiba pada 14 April lalu sejumlah 14 orang. Kemudian kloter kedua sejumlah 9 orang pada 15 April,” ujar Heni dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (16/4).
Ia menambahkan, kloter ketiga yang berjumlah 9 orang dijadwalkan tiba pada petang hari yang sama. Dengan demikian, total WNI yang telah dievakuasi pada tahap ketiga mencapai 32 orang.
Sementara itu, masih terdapat 13 WNI lainnya yang menunggu jadwal penerbangan menuju Indonesia. Saat ini mereka berada di bawah penampungan sementara di KBRI Baku, Azerbaijan.
Heni menjelaskan, para WNI yang telah tiba akan diserahkan kepada Dinas Sosial serta badan penghubung provinsi untuk proses pemulangan ke daerah masing-masing.
Situasi di Iran sendiri memanas setelah serangan besar-besaran yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan yang menargetkan Israel dan aset militer Amerika Serikat di kawasan Teluk pada hari pertama konflik.
Selain itu, Iran juga sempat menutup jalur strategis perdagangan minyak global di Selat Hormuz. Meski kedua negara sempat menyepakati gencatan senjata selama dua pekan, upaya negosiasi lanjutan belum membuahkan hasil.
Ketegangan kembali meningkat setelah Amerika Serikat dilaporkan memblokade pergerakan kapal Iran di kawasan tersebut.(red)











